Senin, 30 April 2012

Sajak Untuk Kekasih


aku menepi,.dalam sanubari tanpa muara
aku bercanda,dalam tatap penuh dengan duka
aku meratap, dalam senyum berkedok misteri
aku terlena,dalam sepi berselimut mimpi
aku merenung,dalam bayangan sinar yang semakin meredup

ketika ombak menerpa
angin meniup penuh dengan kesejukan
hati menjadi beku
seperti beku dalam lautan es
entah apa yang diminta

wahai cahaya
datanglah dalan kegelapan
walau kegelapan selalu menyinari relung hatiku
pancarkan ke segala penjuru
dari barat sampai ke timur

entah apa yang kau inginkan
selalu tertawa penuh dengan makna
selalu senyum penuh misteri
selalu berkata indah penuh tanda tanya

dingin malam menyelimuti kamar hotelku
namun. kadang itu hanya fatamorgana
yang selalu ada dalam angan-angan
yang kadang tidak berarti
aku ingin memilikimu

Pojok Kamar Hotel Sahid
Akhir April jam 00.35

Sajak Untukmu

Aku ingin menulis sajak untukmu saat hujan datang dengan angin besar datang tiba-tiba,.. tapi aku tidak bisa menulis sajak,.. karena aku bukan seorang pujangga karena yang kubisa hanya mencintamu dengan sepenuh hati Aku ingin menulis sajak untukmu ketika pena ini tiba-tiba menulis tanpa beban tentang dirimu tapi aku tidak bisa menulis sajak yang kubisa hanya mengenang wajahmu wajah yang senantiasa mengisi hari2ku terakhir ini Aku ingin menulis sajak untukmu ketika tiba2 fotomu di walpaper blacberyku seakan mengajakku berbicara tapi aku tidak bisa menulis sajak yang kubisa hanya bertanya, pertanda apakah itu.. apakah memang kita bisa bersatu aku ingin menulis sajak untukmu saat hati ini kangen bertemu denganmu tapi aku tidak bisa menulis sajak yang kubisa hanya bertanya kepadamu,.sedang apa kau sayank semoga kau sedang bahagia disana aku ingin menulis sajak untukmu sajak tentang cinta dan kasih sayang sajak tentang kejujuran sajak tentang perasaan sajak tentang apa saja tapi aku lagi-lagi terdiam karena aku tidak bisa menulis sajak Surabaya 30 April 2012 JAM 20.00 WIB