Minggu, 01 Januari 2012

TIBA-TIBA AKU TERINGATMU SAHABAT

Ah ternyata tahun 2012 ini tahun dimana tepat engkau 3 tahun pergi meninggalkanku, aku teringat tanggal dimana, engkau dipanggil oleh Sang Pencipta.Tak terasa bayangmu langsung menyergap wajahku seketika.Aku begitu kangen akan ragamu, aku begitu kangen akan nasehatmu.Yul, kau tentu bahagia disana didalam pangkuan Illahi.Sesaat kau pergi, badai pelan tapi pasti datang dalam kedalm diriku.Mungkin jika kau masih ada, kaulah yang akan menguatkanku, Jika kau masih ada, kaulah yang tentu tiada henti mengingatkanku akan rasa sabar dan ikhlas. Ah Yul, kau telah tiada, kau tidak bisa menjadi saksi perjalanan ujian hidupku.Ingin rasanya aku membuka kembali catatanku tentangmu saat kau dipanggil.Ini sobat, cacatanku tentanmu 2 tahun lalu,..ah sosokmu memang begitu luar biasa sobat, kau tidak hanya berperan sebagai kawan,sahabat bahkan kakakku,.........inilah memoriam itu sobat :

Khabar dini hari ini begitu menyentakkan kalbuku.Yah tepat jam 1 dini hari,.aku mendapatkan khabar,.sahabatku,saudaraku,kawanku yang telah mewarnai sebagian perjalanan hidupku menghadp sang Pencipta karena sakit yang sudah lama diderita.

sungguh berita yang menyesakkan dada.Seketika itu aku tertunduk lesu.Aku menitikkan air mata tanpa berucap mendengar berita itu. Wajahmu langsung terbayang dalam relung hatiku.

Begitu pendekkah umurmu sobat. Maut memang seakan tidak mengenal ruang dan waktu.Kenangan masa silam bersamamu seketika berkelebat dalam bayangku.Aku masih merasakan kehangatan itu masih ada. Aku masih bisa merasakan semangat hidupmu. Impianmu yang menggejolak saat bercerita. Harapanmu guna merentas masa depan serta kebahagiaan-kebahagiaan kecil yang diraihnya ditengah kesendirianmu.

Sobat,aku masih ingat,.engkaulah sobatku yang tiada henti selalu memberikan semangat tentang hidup.engkaulah teman di kala susah,Engkau tiada henti mengingatkanku akan jalan Allah. Dan engkaulah juga sobat, yang selalu berani berkata apa adanya kepadaku tanpa bermaksut menyakitiku.

Engkaulah sahabatku, yang mau menemani aku ketika aku jatuh, ketika aku berada dalam kegelapan cahaya cinta dan ketika aku terperangkap dalam gemerlapnya fatamorgana kehidupan.

Sahabatku, sungguh aku merasa kehilangan.Aku lunglai.Aku menulis iini dengan perasaan yang menyayat hati.Aku menangis.

Aku teringat 7 bulan yang lalu, kala pertama engkau bercerita kepadaku,bahwa engkau baru saja divonis dokter menderita kanker otak dan hidupmu hanya mampu bertahan 3 bulan lagi.Engkau bercerita sambil menitikkan air mata.Engkau menangis, bukan karena vonis itu.Tapi engkau menangis karena merasa tidak bisa menemaniku lagi berdiskusi tentang kehidupan.

Sahabatku, setelah vonis dokter itu, hari-harimu sibuk dengan terapi.,tapi semangat hidupmu luar biasa.Setiap aku menengokmu di rumah sakit, engkau selalu menyambutku dengan senyummu yang paling manis.Meski dalam hatiku, aku pedih, dan tidak tega melihat keadaanmu yang seperti itu.

Sahabat, aku menyesal 2 bulan lebih aku tidak menengokmu disana, aku terlalu sibuk dengan kegiatanku.Meski demikian aku selalu menanyakan khabar akan sakitmu.Tapi itu semua tidak bisa menghilangkan perasaan bersalahku kepadamu sobat.

Di hari-hari terkhirmu, bahkan aku tidak bisa mendampingimu.Aku lagi-lagi sibuk dengan urusanku.Aku tahu pasti engkau sedih.Tapi engkau selalu bilang, urusi dulu kegiatan komunitasmu.Berikan warna komunitasmu dengan hal-hal yang positif.Dan engkau selalu memberiku pesan tetap semangat, apapun masalah yang terjadi.Di setiap pesan itu, engkau selalu mengakhiri kata=kata dengan mengatakan bahwa aku baik-baik saja.

Sahabatku, malam ini memang malam yang menyedihkan bagiku.Malam ini menjadi malam perenungan buatku.Tapi Sahabatku, inilah jalan yang terbaik yang dipilih Allah untukmu.Aku tahu,Allah pasti akan memberikan tempat yang layak disisimu.Karena engkau orang baik.Karena engkau selalu mengingat Allah disetiap waktu .Tidak sepertiku yang selalu melupakanNYA.

Selamat jalan sobat,meski tak percaya, apa mau dikata. Dia telah pergi membawa semua itu dalam lelap tidurmu yang panjang. Semoga Yang di Atas memelukmu lebih erat dari semua yang pernah mengenalmu. Semoga engkau temukan kebahagiaan, ketenangan & ampunan di tempatnya yang baru.Suatu saat perjalananku juga akan berakhir.Suatu saat pasti kita akan bertemu.Karena kematian adalah sebuah kepastian

Sekali lagi selamat jalan sobat.Dan maafkan aku yang tidak bisa menemanimu disaat-saat terakhirmu dulu,...tiba-tiba sekarang di awal tahun 2012 ini, aku teringatmu, aku kangen kamu, dan hanya kamu yang bener2 tahu akan aku,......


Kutulis catatan ini dengan perasaan yang menyayat hati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar