Sabtu, 26 Januari 2013

Senyum Pejabatku Sedihnya Rakyatku

Di negeriku Indonesia, menjadi pejabat adalah idaman setiap orang.Semua ingin berlomba-lomba menjadi pejabat.Entah apa yang merasuki pikiran mereka sehingga menjadi pejabat seolah-olah menarik bagi setiap orang. Setelah kuamati, menjadi pejabat menarik, bukan karena mereka ingin melayani mayarakat, ingin mengabdi kepada bangsanya, namun ternyata adalah ingin menjadi kaya.Menjadi pejabat identik dengan kekayaan.Dengan menjadi pejabat, pundi-pundi keuangan akan terkumpul dengan mudah. Tidak lurah, camat, walikota, gubernur, menteri dan Presiden di negeriku, selalu bergelimang dengan kekayaan.

Di negeriku Indonesia semua yang aneh menjadi tidak aneh, karena di negeriku ini, apapun dianggap normal-normal saja.Pejabat di negeriku lumrah dan normal saja mempunyai kekayaan milyaran bahkan puluhan milyar rupiah, walau sebenarnya gajinya hanya puluhan juta saja,Namun hal ini di negeriku sudah biasa-biasa aja, karena rakyat di negeriku juga pemaaf, dan menganggap hal yang demikian lumrah-lumrah saja.

Entah kapan di negeriku Indonesia, mempunyai pejabat yang mengayomi masyarakat, yang cinta akan rakyatnya, yang mau berkorban demi rakyatnya dan yang mau berbagi dengan rakyatnya. Karena sekali lagi di negeriku Indonesia, kebanyakan pejabatnya bermental maling. Banyak anggaran yang harusnya untuk kesekahteraan rakyat dipakai hanya untuk kesejahteraan keluarganya. Jadi di negeriku Indonesia senyum pejabatnya menjadi sedihnya rakyatnya

Semarang, 27 Januari 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar