Inilah sebuah kenyataan antara diriku dan dirimu,yaitu bahwa antara diriku dan dirimu tak bisa kembali. Sebuah kenangan masa lalu, mari kita jadikan sebuah pembelajaran dari diri kita.Tak bisa kita memaksakan sebuah kehendak, dimana menyatunya antara hati dari insan manusia bersifat sepihak atau ada pemaksaan. Ada pertemuan pasti ada perpisahan.Janganlah ada dendam diantara kita. Semua pasti ada hikmahnya.
Kau masih ingat, dimana ucapan2mu, justru menjadi bumerang buat dirimu.Masih ingatkah kau, dimana kau sendiri yang menyatakan ingin berpisah denganku. Masih ingatkah kau, waktu kau menjalin cinta gelap dengan seseorang, dan kau nampak gembira karenanya.Masih ingatkah kau, bahwa kau sangat menggebu-gebu ingin agar aku meninggalkan dirimu. Ada apa dengan dirimu waktu itu? Lalu kau sekarang mengingkarinya??
Aku tidak masalah kau mengatakan aku seperti apa katamu, bagiku aku sudah melaksanakan sebuah kewajiban sebagai seorang laki2 pada umumnya.Kau memang pintar berdalih.Ucapan2mu seperti ular berbisa.Yang kupinta janganlah ada dendam.Dendam tidaklah baik.Hidup cuman sebentar.Setiap kehidupan pasti ada kematian.Janganlah hidup hanya diisi dengan hal-hal kecil yang tidak perlu, seperti pikiran negatig, fitnah, diperbudak uang, dan diperbudak dunia. Mari bersama kita ciptakan kedamaian hati antar kita berdua, sebagai seorang sahabat dan sebagai seorang mantan.Bagaimanapun aku tak bisa kembali lagi.
Pondok Hasanudin
22 Desember 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar